Anti Panas-panas Club, Simak 7 Cara Bikin AC Mobil Tetap Awet

Ada beberapa hal yang harus dilakukan dan dihindari agar AC mobil tetap bekerja secara optimal dalam jangka waktu panjang.

Dikutip dari laman otomania.gridoto.com Hal tersebut dilakukan dengan tujuan adalah agar kinerja AC selalu baik dalam mendinginkan suhu kabin. Dan selain itu komponen-kompopnen yang terdapat pada AC mobil menjadi lebih awet.Terlebih, jika pemakaian mobilnya secara terus menerus. Jadi, jangan hanya fokus servis berkala pada bagian sektor mesin saja .

Apa saja 7 hal yang harus dilakukan dan dihindari agar AC mobil tetap prima dan awet? Silakan simak di bawah ini hal-hal perlu dilakukan dan yang harus dihindari.

Pemilik mobil wajib untu menjaga kebersihan interior atau kabin mobil. Karena, kondisi kabin yang kotor dan berdebu dapat tersikulasi masuk ke filter AC sehingga mengganggu kinerjanya.

Berbeda saat baru akan menyalakan AC pada kondisi kabin pada suhu panas, memang dianjurkan membuka kaca jendela beberapa saat. Hal tersebut bertujuan , agar udara panas yang terperangkap bisa keluar. Namun, jika suhu kabin kondisi dingin atau adem, saat menyalakan AC sebaiknya tidak membiarkan jendela mobil terbuka. Karena AC mobil tidak dirancang untuk mendinginkan ruang yang besar, jika jendela terbuka suhu dinginnya akan terbuang sia-sia.

Begitu juga ketika mobil sudah dikendarai dalam kondisi AC nyala, jangan biarkan kaca jendela terbuka. Meskikun kaca jendela mobil hanya sedikit, karena debu dari luar bisa masuk ke dalam kabin.

Saat merokok di dalam mobil, sebaiknya mematikan AC dan membuka jendelanya. Tujuannya, agar asap dan nikotin rokok tersebut keluar dan tidak menempel di bagian kabin mobil. Karena, asap rokok yang menempel di kabin akan berbahaya bagi pengemudi dan juga penumpang.

Usahakan untuk melakukan perawatan secara berkala pada bagian kondensor AC mobil. Yakni dengan membersihkan kotoran yang nempel di kisi-kisi kondensor AC saat mencuci mobil. Sebab, kotoran tersebut selain membuat pendinginan cairan AC yang lewat di kondensor jadi tidak maksimal. Juga dapat menyebabkan kondensor rentan mengalami korosi, terutama bila yang nempel itu tanah atau kotoran yang mengandung asam.

Jangan lupa untuk selalu merawat dan membersihkan filter AC di dalam kabin. Dan jika memang sudah terlalu kotor dan sulit dibersihkan, dianjurkan melakukan penggantian dengan yang baru. Sebaiknya lakukanlah pergantian filter kabin secara berkala, minimal setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali.

Hingga kini masih banyak pemilik mobil yang percaya bahwa menyalakan AC adalah pemborosan bahan bakar, dan tidak menggunakannya dalam jangka waktu lama. Anggapan tersebut justru membuat AC mobil cepat rusak. Dengan lama tidak aktif, maka slang dan belt AC akan mengering, akibatnya cepat getas.

Jika tidak ingin menggunakan AC saat berkendara demi penghematan bahan bakar atau alasan lainnya. Maka sebaiknya sering dilakukan pemanasan, caranya hidupkan AC selama 10 menit minimal seminggu sekali, agar semua sistem di AC berfungsi.

Lakukan servis berkala pada sistem AC, seperti membersihkan evaporator dan kisi-kisi AC setiap enam bulan sekali, atau berdasarkan kilometer sesuai anjuran buku manual.

Dan jangan lupa untuk mengganti parts pada sistem AC mobil jika memang sudah waktunya.cSeperti filter kabin, oli kompresor dan freon yang dianjurkan diganti minimal setiap 20.000 km atau 1 tahun sekali.