Jangan Panik, Begini Atasi Gas Mobil yang Nyangkut Mendadak

Jangan Panik, Begini Atasi Gas Mobil yang Nyangkut Mendadak

Selain mempermudah mobilitas, mengendari mobil juga memiliki potensi kecelakaan yang bisa terjadi dan dialami siapa saja.

Dikutip dari otomotif.kompas.com, penyebabnya ada banyak, bahkan beberapa justru diakibatkan masalah pada mobil, salah satunya imbas pedal gas yang tersangkut. 

Dampak dari masalah pedal gas yang tidak kembali ke posisi semula, otomatis membuat laju mobil terus bertambah. Bila pengemudi tidak tenang, dampaknya bisa mengalami kecelakaan. Lalu bagaimana mengatasi pedal gas mobil yang tersangkut saat sedang berkendara? 

Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Center (RDC) menjelaskan, hal yang wajib dilakukan pengemudi ketika mengalami gas tersangkut yakni segera memindahkan tuas perseneling ke posisi netral. “Untuk mobil manual, segera injak pedal kopling dan netralkan.  

Sedangkan untuk mobil matik segera pindahkan tuas perseneling ke netral,” ucap Marcell kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu. Tak lupa untuk segera menyalakan lampu hazard sebagai sinyal komunikasi kepada pengguna jalan lain bahwa sedang terjadi kondisi darurat.  

Pengendara juga tak boleh langsung panik, karena bisa membuat semua referensi dan solusi yang sudah ada terlupa, dan berujung pada pengambilan tindakan yang salah.  

Marcell juga meminta agar pengemudi tidak sembarangan menarik rem tangan ketika gas tersangkut. Sebab roda belakang akan mengunci dan muncul masalah baru, mobil bisa berputar hilang kendali. 
 
Selain itu, tidak disarankan langsung mematikan mesin mobil, karena akan membuat semua sistem pada mobil tak lagi berfungsi. Kemudi atau setir pun bisa terkunci. Jika sudah demikian, pengendara akan makin kesulitan mengendalikan kendaraan.

Ingat, Mengendarai Mobil Matik Tak Sekadar Gas dan Rem Saja

Ingat, Mengendarai Mobil Matik Tak Sekadar Gas dan Rem Saja

Meski terkesan lebih sederhana, namun mengemudikan mobil matik tetap butuh keterampilan khusus. Artinya, tak hanya semudah tinggal menekan gas dan rem, tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, khususnya bagi pengguna baru.

Dikutip dari otomotif.kompas.com, Pertama, sebelum mencoba baiknya diawali dengan pengenalan lebih dulu, seperti belajar mengenai teori maupun standar operasional. “Harus berlatih terlebih dahulu bagaimana skill knowledge dan attitude saat mengemudikan mobil matik,” kata Training Director The Real Driving Center (RDC) Marcell Kurniawan,

Dengan mengetahui dan memahami lebih dulu, menurut Marcell bisa menekan risiko-risiko yang bisa berakibat fatal. “Seperti salah menginjak pedal (gas dan rem) bisa dihindari. Akan tetapi kebanyakan pengemudi mobil matik itu menggampangkan,” ujar Marcell. Tak hanya pemula, orang yang sudah biasa mengemudikan mobil manual, lantas beralih ke transmisi matik juga perlu pelatihan atau minimal beradaptasi.

 
Hal tersebut karena ada kebiasan dan perlakuan yang berbeda, sehingga perlu pengenalan agar terbiasa dengan transmisi otomatis. “Masalah kebiasaan wajib diberikan waktu adaptasi yang cukup sehingga memori otot manusia bisa terbiasa mengemudi mobil matik,” kata Marcell.

Hal senada juga dijelaskan Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI). Sony mengatakan, kejadian atau insiden mobil matik menyeruduk banyak disebabkan karena pengemudi yang gagal mengoperasikan kendaraan. “Pengemudi pemula belum paham dan terampil dalam melakukan SOP yang benar, ini sepele tapi bahaya. Salah injak gas yang harusnya rem tidak boleh terjadi,” kata Sony.

Sony menyarankan, bagii pemula yang baru mengendarai mobil matik tidak langsung turun ke jalan raya. Karena bila sampai kejadian, akan sangat berbahaya. “Standar mengemudi itu bukan bisa, tapi harus paham dan mampu. Pengemudi harus mempelajari dari A sampai Z tentang operasional yang aman,” kata Sony.

HONDA LUNCURKAN VARIAN TERBARU HONDA CITY HATCHBACK RS YANG DILENGKAPI TEKNOLOGI HONDA SENSING

HONDA LUNCURKAN VARIAN TERBARU HONDA CITY HATCHBACK RS YANG DILENGKAPI TEKNOLOGI HONDA SENSING

PT Honda Prospect Motor meluncurkan varian terbaru dari Honda City Hatchback RS dengan berbagai penambahan fitur, termasuk teknologi keselamatan canggih Honda SensingTM, dalam acara yang digelar di Jakarta, 20 April 2022. Penambahan fitur Honda SensingTM untuk Honda City Hatchback RS menjadi yang pertama untuk teknologi keselamatan ini tersedia di sebuah model Hatchback Honda dan sejalan dengan visi “Safety for Everyone” yang dicanangkan Honda.                                                                              

Penambahan fitur baru pada Honda City Hatchback RS CVT meliputi tiga bagian mulai dari eksterior, interior dan teknologi. Untuk bagian eksteriornya, kini terdapat New Honda LaneWatchTM, New Auto Headlights serta New Walk-Away Auto Lock. Sementara pada bagian interiornya terdapat; New 7” Interactive TFT Meter Cluster. Sementara itu teknologi Honda SensingTM kini telah disematkan untuk varian terbaru dari Honda City Hatchback RS yang meliputi; Collision Mitigation Brake System (CMBSTM), Road Departure Mitigation System (RDM), Lane Keeping Assist System (LKAS), Adaptive Cruise Control (ACC) serta Auto-High Beam.

Yusak Billy sebagai Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor menjelaskan, “Dengan desain yang stylish sekaligus sporty serta berbagai fitur kekinian, Honda City Hatchback RS kini telah semakin populer terutama di kalangan anak muda. Sesuai dengan kebutuhan konsumen dan gaya hidup anak muda yang dinamis, kini kami melengkapi Honda City Hatchback RS dengan fitur keselamatan canggih yang membuat berkendara semakin aman sekaligus menyenangkan.”

Sejak diluncurkan pertama kali di Indonesia pada tahun 2021, Honda City Hatchback RS memperkuat eksistensi Honda di segmen Hatchback yang dekat dengan gaya hidup anak muda yang sporty serta stylish serta populer di kalangan anak muda, modifikator hingga digunakan di lintasan balap.

Honda City Hatchback RS berhasil terjual lebih dari 10 ribu unit dalam kurun waktu satu tahun sejak diluncurkan dan berhasil menjadi market leader di segmen hatchback hingga kini. Selain itu, Honda City Hatchback RS juga berhasil terpilih menjadi “Car of the Year” 2021 dari Grid Oto.

Penambahan fitur Honda SENSING untuk Honda City Hatchback RS sejalan dengan visi Honda untuk menciptakan “Safety for Everyone” yang bertujuan untuk mencapai nihil kecelakaan yang melibatkan berbagai kendaraan Honda secara global pada tahun 2050. Untuk mewujudkan visi tersebut, Honda mengembangkan berbagai teknologi yang membantu menekan kecelakaan akibat kesalahan manusia, sekaligus berusaha mengurangi resiko kecelakaan di jalan dengan menciptakan jaringan komunikasi antara pengemudi, pengguna jalanan lainnya, dan infrastruktur.

Salah satu teknologi yang diciptakan untuk mencapai visi tersebut, yaitu Honda SensingTM mulai diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2019 Honda Accord, dan kemudian diikuti oleh Honda Odyssey, Honda CR-V hingga Honda Civic RS. Pada tahun 2022 ini, teknologi Honda SensingTM mulai menjangkau segmen produk yang lebih massal dan telah hadir pada model SUV andalan Honda, yaitu All New BR-V dan All New HR-V. Untuk pertama kalinya di segmen model hatchback, teknologi Honda SensingTM kini hadir pada model Honda City Hatchback RS.

Honda City Hatchback RS juga memiliki berbagai fitur kekinian lainnya yang sesuai dengan gaya hidup anak muda, seperti Remote Engine Start***, One Push Ignition System, Cruise Control, Audio Steering Switch dan Hands-free Telephone (HFT) Switch dengan Voice Recognition hingga pilihan transmisi CVT & 6 M/T yang didukung oleh mesin 4 silinder segaris 1.5L DOHC, 16 katup i-VTEC + DBW yang membuat performanya mencapai 121PS/6.600 rpm dan torsi maksimum 145 Nm/4.300 rpm, yang merupakan terbesar di kelasnya. Tersedia pula ECON Mode untuk pengaturan karakter berkendara yang lebih hemat bahan bakar dan ramah lingkungan.

Sementara itu, interior Honda City Hatchback RS dirancang untuk menambah kesan sporty serta nyaman dengan Sporty Meter Cluster with Red Accent yang terintegrasi dengan 8” Advanced Capacitive Touchscreen Display Audio, hingga fitur ULTRA Seat, di mana penumpang dapat mengatur 4 mode berbeda pada kursi depan dan belakang (Utility Mode, Tall Mode, Refresh Mode, dan Long Mode).

Honda City Hatchback RS tersedia dalam 6 pilihan warna, di antaranya Phoenix Orange Pearl, Rallye Red, Crystal Black Pearl, Lunar Silver Metallic, Platinum White Pearl, dan Meteoroid Gray Metallic.

Tersedia pula Options aksesoris, antara lain Door Visor, Front Under Spoiler, Side Under Spoiler, dan Rear Under Spoiler yang semakin menegaskan citra sporty dari Honda City Hatchback RS ini.**

Selain aksesoris, pada setiap pembelian Honda City Hatchback RS, Honda juga menawarkan Paket Perawatan yang menjamin biaya perawatan berkala (parts dan jasa) yang lebih terjangkau dan bebas dari kenaikan harga. Konsumen dapat memilih Paket Hemat 1 (4 tahun / 50.000 km) atau Paket Hemat 2 (8 tahun / 100.000 km) yang lebih sesuai dengan kebutuhan.

Tahukah Kamu, Ini 5 Fitur Unik All New Honda HR-V!

Tahukah Kamu, Ini 5 Fitur Unik All New Honda HR-V!

Honda baru saja meluncurkan produk terbarunya di Indonesia, yakni All New Honda HR-V yang tampil lebih fresh mulai dari eksterior hingga interiornya. Kini, All New Honda HR-V juga dilengkapi teknologi keselamatan Honda Sensing di semua varian, serta untuk pertama kalinya menawarkan varian RS untuk Anda yang menginginkan mobil lebih sporty dan bertenaga.

Terdapat banyak pembaruan di generasi kedua All New Honda HR-V, dengan membawa berbagai fitur baru yang jarang dimiliki mobil lain dikelasnya. Apa saja fiturnya? 

Cukup dengan menggerakkan jari di dekat lampu ataupun menyentuhnya, Anda dapat menyalakan lampu di bagian tengah kabin saat memerlukan penerangan. 

Dengan memutar tombol di dekat A/C, Anda dapat menentukan arah anginnya baik ke arah penumpang ataupun menyebar di sisi bagian dalam kabin.

Fitur ini akan mengingatkan Anda untuk memeriksa barang-barang di baris kedua melalui layar MID sebelum pergi meninggalkan mobil.

Melalui kamera yang terletak di spion sebelah kiri, Anda akan memperoleh penglihatan yang lebih luas yang ditampilkan melalui layar head unit sehingga lebih aman saat bermanuver. 

Melalui fitur ini, sistem akan mengatur gas dan rem secara otomatis agar mobil dapat melewati jalan menurun dengan aman! 

Sekitar 70% Unit Teridentifikasi Telah Mengganti Komponen, Honda Kembali Ingatkan Konsumen Yang Terdampak Untuk Lakukan Perbaikan Di Dealer Resmi

Sekitar 70% Unit Teridentifikasi Telah Mengganti Komponen, Honda Kembali Ingatkan Konsumen Yang Terdampak Untuk Lakukan Perbaikan Di Dealer Resmi

PT Honda Prospect Motor (HPM) mengumumkan sampai dengan Februari 2022 telah dilakukan penggantian komponen Fuel Pump sebanyak 127.274 unit komponen atau sekitar 70% dari jumlah keseluruhan komponen Fuel Pump yang harus dilakukan penggantian yaitu 179.468 unit komponen. 

Program Pemanggilan untuk perbaikan (Recall) komponen Fuel Pump ini dilakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya mesin tidak dapat dinyalakan atau mesin berhenti beroperasi secara tiba-tiba saat mengemudi dikarenakan Fuel Pump tidak bekerja sebagaimana mestinya. HPM juga meminta agar konsumen yang mobilnya teridentifikasi dan belum melakukan kegiatan Pemanggilan untuk perbaikan untuk segera melakukan penggantian komponen di dealer resmi Honda. 

Selain itu, Honda juga memberikan kemudahan untuk konsumen dalam lanjutan kampanye Recall Inflator Airbag dengan memanfaatkan aplikasi digital E-Care, layanan Pick-Up Service dan Home Service sesuai dengan ketersediaan layanan di masing-masing dealer resmi Honda. Program Pemanggilan untuk perbaikan (Recall) untuk Inflator Airbag ini dilakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya keadaan dimana airbag mungkin mengembang secara berlebih (over deployment) akibat tekanan gas yang berlebihan dalam komponen Inflator Airbag, sehingga berpotensi mengakibatkan cedera serius dan/atau kematian pengemudi dan/atau penumpang depan pada saat terjadi kecelakaan. 

Demi kenyamanan konsumen, dealer resmi Honda menerapkan Protokol Kesehatan pencegahan COVID-19 sesuai dengan prosedur atau panduan yang dikeluarkan pemerintah, seperti menerapkan pemeriksaan kesehatan kepada setiap personel dealer, penerapan physical distancing di penerimaan dan ruang tunggu serta proses sanitasi terhadap fasilitas dealer dan kendaraan pelanggan. 

Kenali Penyebab Oli Transmisi Mobil Matik Kerap Bocor

Kenali Penyebab Oli Transmisi Mobil Matik Kerap Bocor

Oli transmisi pada mobil matik berperan penting bagi performa kendaraan. Pelumas transmisi yang bocor menjadi permasalahan yang kerap dialami oleh mobil matik.

Saat oli transmisi mobil matik bocor, ini akan mengganggu kinerja mesin, bahkan jika dibiarkan akan berbahaya dan mengganggu keselamatan berkendara. Biasanya, kebocoran oli transmisi mobil matik dikaitkan dengan usia. Misalnya, banyak sil karet yang sudah mengeras karena usianya tidak muda. Maka dari itu, sil tidak bisa menahan oli dari dalam transmisi luar.  

Namun, ada faktor lain yang menyebabkan oli transmisi matik bocor, yaitu kecelakaan atau benturan. “Faktor lainnya seperti kecelakaan, sehingga ada benturan di bagian matik dan terjadi kerusakan di bagian casing maupun belahan matik,” kata Spesialis mobil matic dari Worner Matic Hermas Efendi Prabowo.

Kecelakaan yang dialami mobil matik dapat menimbulkan benturan yang kuat pada sistem mobil. Benturan tersebut yang membuat dampak pada bagian-bagian penting untuk kinerja oli matik. 
 
Dampak tersebut dapat membuat komponen retak atau bahkan rusak, alhasil oli matik mudah merembes keluar. Maka dari itu, jika mobil matik telah alami suatu kejadian, baik itu kecelakaan besar atau kecil harus segera dilakukan pengecekan. Apabila telah ditemukan sumber kebocoran, harus segera diperbaiki sumber kebocoran tersebut oleh ahlinya.Setelah perbaikan, Hermas menyarankan agar pemilik mobil jangan langsung bernafa lega.  

Masih ada potensi kebocoran oli matik jika tidak dikerjakan dengan baik. Pastikan terlebih dahulu apakah kebocoran oli pada mobil matik masih ada atau tidak. “Faktor pasca perbaikan juga bisa jadi penyebab oli bocor. Sehingga ada bagian tertentu yang alami pemuaian karena memang masih ada kendala saat diperbaiki,” tutup hermas. 

Belajar Mobil Matik, Jangan Pakai Kaki Kiri untuk Injak Pedal Rem

Belajar Mobil Matik, Jangan Pakai Kaki Kiri untuk Injak Pedal Rem

Mobil transmisi matik hanya memiliki dua pedal. Berbeda dengan transmisi manual yang memiliki pedal kopling untuk memindahkan tuas transmisi. Walaupun hanya ada dua pedal, bukan berarti pengemudi bisa menggunakan dua kaki untuk mengoperasikan pedal sekaligus. Tidak hanya merusak kampas rem, kebiasaan ini ternyata juga berbahaya bagi pengemudi.  

Training Director The Real Driving Centre (RDC) Roslianna Ginting menjelaskan, kaki kiri sebaiknya tidak stand-by di pedal rem. “Demi keselamatan. Terutama bagi yang bsia mengendarai mobil manual, secara kaki kiri sudah ter-setting injak pedal kopling, di mana cara pengoperasian penginjakkan berbeda,” ucap Roslianna.

Meletakkan dua kaki pada pedal operasional juga meningkatkan kemungkinan salah injak pedal khususnya dalam keaddaan panik. Roslianna menjelaskan, keadaan ini juga bisa diminimalisisr dengan cara menjaga jarak aman dengan kendaraan lain. Sehingga, kaki tidak menginjak pedal operasional secara tiba-taiba atau mendadak. 
 
“Jika panik, malah injak gas atau rem secara full. Sedangkan, dapat diminimalisir dengan pandangan jarakjauh dan sekitar. Sehingga kita dapat melakukan observasi sekeliling kita dengan baik dan benar, dan emrespon apapun kejadian dengan tepat di waktu yang tepat,” jelas dia.

Pengereman menggunakan kaki kiri dapat menimbulkan missed feeling bagi pengemudi.  

“Selain itu, pengemudi juga dapat secara tidak sengaja menginjak pedal rem dan gas di saat yang bersamaan. Hal ini dapat mempersingkat usia komponen seperti clutch pada transmisi otomatis,” kata Samsudin.  

Sistem operasional pedal pada mobil matik juga berbeda dengan mobil manual, di maan kaki kiri dan kanan memang harus lebih aktif menekan pedal saat akan berpindah transmisi.  

Jika hal serupa diterapkan pada mobil matik, dikhawatirkan mobil dapat berhenti mendadak karena penginjakkan pedal gas dan rem yang dilakukan secara bersamaan. Maka, pengemudi mobil matik disarankan untuk selalu menggunakan kaki kanan saja, untuk bergantian menekan pedal gas dan rem.

Pertama Kali Di Indonesia, Honda HR-V Generasi Kedua Menghadirkan Varian RS Dengan Mesin Turbo Dan Fitur Honda Sensing Di Semua Varian

Pertama Kali Di Indonesia, Honda HR-V Generasi Kedua Menghadirkan Varian RS Dengan Mesin Turbo Dan Fitur Honda Sensing Di Semua Varian

PT Honda Prospect Motor memperkenalkan model terbaru All New Honda HR-V secara virtual pada 23 Maret 2022. Untuk pertama kalinya di Indonesia, All New Honda HR-V menghadirkan varian RS dengan tampilan lebih sporty dan mesin 1.5L VTEC TURBO yang lebih bertenaga. Selain itu, All New Honda HR-V kini juga telah dilengkapi dengan teknologi keselamatan canggih Honda SENSINGTM di semua varian.

Honda HR-V merupakan model Medium SUV global dari Honda yang mencatat kesuksesan di berbagai negara. Hingga Desember 2021, Honda HR-V telah mencapai penjualan 3,5 juta unit di seluruh dunia. Sementara di Indonesia, Honda HR-V juga diterima dengan baik oleh pelanggan dengan total penjualan sebesar 208.749 unit, dan dengan konsisten menjadi market leader di kelasnya hingga saat ini.

Sebelum diluncurkan di Indonesia, generasi kedua Honda HR-V telah diperkenalkan di Jepang, Thailand dan Eropa dengan respon yang sangat baik dari konsumen. Bahkan dalam kurun waktu sebulan sejak diluncurkan di Jepang, Honda HR-V generasi kedua telah mencatatkan penjualan lebih dari 50.000 unit.

Takehiro Watanabe selaku President Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, “Hari ini kami sangat senang dapat menghadirkan Honda HR-V generasi kedua yang sangat ditunggu-tunggu oleh konsumen di Indonesia. Setelah sukses di berbagai negara, All New Honda HR-V kini tampil memukau dengan desain yang semakin stylish, fitur semakin canggih, tampilan yang lebih sporty dan mesin yang lebih bertenaga.”

Yusak Billy selaku Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, “Honda HR-V diperkenalkan di Indonesia pada saat yang tepat, dimana segmen medium SUV mulai tumbuh karena didorong konsumen generasi baru yang lebih muda dan menginginkan model SUV yang lebih compact, stylish, canggih namun tetap bertenaga untuk mendukung gaya hidup mereka yang dinamis. Dengan berbagai perubahan dari sisi tampilan, teknologi, dan mesin, kami percaya All New Honda HR-V akan terus menjadi favorit konsumen di Indonesia.”

Generasi kedua SUV Honda ini tampil sangat berbeda dengan mengusung konsep “Exceptionally Impressive” yang dikembangkan sebagai SUV unik dan memukau untuk mendukung gaya hidup konsumennya melalui desain dan teknologi yang canggih. Dari sisi eksterior, All New Honda HR-V menampilkan perubahan desain total dengan garis-garis tajam yang membuatnya lebih stylish & sporty dari generasi sebelumnya. Pada sisi depan, All New Honda HR-V tampil agresif dan sporty dengan desain grille depan baru yang terintegrasi dengan Full LED Headlight with Sequential LED Turning Signal dan juga dilengkapi dengan LED Fog Light. Sedangkan kesan tangguh pada All New Honda HR-V semakin kuat dengan desain baru pada velg 18” yang agresif.

Dari sisi interior, All New Honda HR-V semakin menawan dengan adanya 4,2” Interactive TFT Meter yang menampilkan berbagai informasi saat berkendara, seperti Honda SENSINGTM, Rear Seat Reminder, indikasi lampu pada kendaraan dan konsumsi bahan bakar. All New Honda HR-V juga dilengkapi dengan Shift Knob berbalut kulit, One Push Ignition System & Smart Entry System, Paddle Shift dan Auto A/C. All New Honda HR-V terasa lebih nyaman dengan material berkualitas di dalam kabin yang didominasi warna hitam dengan jok yang dipadukan dengan kulit serta dilengkapi Rear A/C Ventilation, Air Diffusion Outlet dengan 3 mode pengaturan udara, yaitu normal, diffusion dan closed, serta Panoramic Glass Roof.

All New Honda HR-V dilengkapi dengan 8” Advanced Capacitive Touchscreen Display Audio yang terintegrasi dengan Bluetooth, Radio AM/FM, Hands-Free Telephone, WebLink dan Smartphone Connection. Pengaturan audio dan fungsi lainnya juga dapat dilakukan dengan mudah melalui Audio Steering Switch yang terletak di roda kemudi. Fitur lain juga telah disematkan di mobil ini seperti Multi-Angle Rear View Camera yang dapat menampilkan 3 tampilan: Normal View, Wide View, dan Top View untuk membantu pengendara saat memarkir mobilnya.

All New Honda HR-V menawarkan ruang kabin yang nyaman bagi pengemudi dan penumpang dilengkapi dengan Front & Driver USB Port, Dual Rear USB Port, Vanity Mirror Lamp, Electrostatic Touch LED Map Light yang berfungsi untuk menyalakan lampu dengan gestur tangan tanpa sentuhan tangan, Rear Armrest with Cupholder, dan Seatback Pocket. All New Honda HR-V juga memiliki ruang bagasi yang luas dan fleksibel dengan tiga mode yaitu Long Mode, Utility Mode dan Tall Mode.

Teknologi keselamatan canggih Honda SENSINGTM juga disematkan pada All New Honda HR-V. Honda SENSINGTM adalah serangkaian teknologi keselamatan yang memberikan perlindungan menyeluruh bagi pengemudi dan penumpang dengan memberikan peringatan untuk secara otomatis mengambil tindakan untuk mengurangi risiko kecelakaan. Teknologi Honda SENSINGTM pada All New Honda HR-V meliputi; Collision Mitigation Braking SystemTM (CMBSTM), Lane Keeping Assist System (LKAS), Road Departure Mitigation System (RDM), Adaptive Cruise Control (ACC) dengan Low Speed ??Follow, Auto-High Beam, dan Lead Car Departure Notification System (LCDN). Teknologi Honda SENSINGTM sebelumnya juga telah diterapkan pada model-model seperti Honda Odyssey, Honda Accord, All New Honda Civic RS, Honda CR-V dan All New Honda BR-V.

All New Honda HR-V telah dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan standar tinggi lainnya, seperti Honda LaneWatchTM, 4 Airbags, struktur rangka G-CON + ACETM dengan Side Impact Beam, teknologi pengereman ABS + EBD + BA, Hill Start Assist, Hill Descent Control, Vehicle Stability Assist, Electric Parking Brake, Auto Brake Hold, dan Emergency Stop Signal, serta Seatbelt Reminder untuk setiap baris kursi.

All New Honda HR-V mengusung Mesin 1.5L DOHC i-VTEC yang menghasilkan tenaga 121 PS pada 6.600 rpm dan torsi maksimum 145 Nm pada 4.300 rpm. All New Honda HR-V juga dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti Remote Engine Start, Walk-Away Auto Lock, Smart Entry System dan Auto Foldable Door Mirror dengan LED Turning Signal.

All New Honda HR-V 1.5L Turbo RS

Untuk pertama kalinya di Indonesia, Honda menghadirkan varian RS di model SUV pada All New Honda HR-V 1.5L RS Turbo. All New Honda HR-V 1.5L RS Turbo hadir dengan tampilan yang semakin sporty dengan Aero Kit RS yang stylish dan aksen garis merah pada bumper bawah sesuai dengan konsep desain “Amp up your life” yang memperkuat karakter penggunanya dan Dual Exhaust Pipe Finisher. Kabin All New Honda HR-V 1.5L RS Turbo juga semakin sporty dengan dominasi warna hitam, jok kulit dan aksen merah serta Door Upper Soft Pad. Dari segi performa, All New Honda HR-V 1.5L RS Turbo mengusung Mesin 1.5L VTEC TURBO yang menghasilkan tenaga 177 PS pada 6.000 rpm dan torsi maksimum 240 Nm pada 1.700-4.500 rpm. Untuk semakin menambah sensasi berkendara, terdapat 3 pilihan berkendara yaitu Sport, Normal dan Econ. All New Honda HR-V 1.5L RS Turbo juga dilengkapi dengan 4 Speakers & 2 Tweeters, 6 Airbags dan Hands-Free Power Tailgate + Walk-Away Close serta 7” Interactive TFT Meter Cluster.

Pada generasi terbaru ini, All New Honda HR-V hadir dengan warna yang unik sesuai dengan karakteristik penggunanya, Sand Khaki Pearl* sebagai warna baru dan beberapa warna lainnya seperti Ignite Red Metallic*, Meteoroid Gray Metallic, Crystal Black Pearl, Lunar Silver Metallic dan Platinum White Pearl.

Ikuti Langkah Ini, Parkir Mobil Aman Tanpa Merusak Transmisi Otomatis

Ikuti Langkah Ini, Parkir Mobil Aman Tanpa Merusak Transmisi Otomatis

Ikuti langkah ini, parkir mobil aman tanpa merusak transmisi otomatis mobil.

Pengoperasian transmisi otomatis secara asal saat parkir mobil bisa memicu kerusakan.  

Cegah hal tersebut, Sugito, pemilik bengkel spesialis Honda Camp memberikan tips parkir mobil transmisi otomatis yang tepat.  

Cara ini berguna terutama bagi yang hendak parkir di bidang permukaan jalan miring. “Saat mobil benar-benar berhenti, geser dulu tuas transmisi ke N (netral),” Kata Sugito.

“Jika sudah di N, aktifkan rem parkir terlebih dulu,” terusnya.  

Dalam posisi N, mekanikal girboks sepenuhnya disengage, tidak ada yang saling bergerak atau mencengkeram.  

Rem parkir berguna untuk menahan roda penggerak agar tidak bergerak.  

“Setelah itu baru geser tuas transmisi ke P (park), dibantu dengan injakan pedal rem,” lanjut Sugito. 

Memang saat digeser ke P tuas akan melewati posisi R (reverse) dimana mekanikal girboks siap untuk bergerak mundur.  

Hanya saja karena rem parkir aktif dan pedal rem diinjak, roda penggerak berada dalam posisi diam.  

Yang berarti mekanikal girboks tidak bergerak sebelum parking pawl aktif ketika posisi tuas di P, “Setelah masuk ke P, tidak ada mekanikal girboks yang ketahan jika dari D atau R langsung ke P.

Supaya Aman, Begini Tips Menyetir untuk IbuHamil

Supaya Aman, Begini Tips Menyetir untuk Ibu Hamil

Ada kalanya, karena suatu kebutuhan yang mendesak, ibu hamil harus menyetir mobil sendiri untuk mendukung aktivitasnya. Tentunya menyetir mobil saat hamil memiliki beberapa resiko sehingga Anda wajib memperhatikan beberapa hal untuk keamanan selama berkendara, yakni: 

Saat kehamilan melewati trisemester ketiga, perut akan semakin membesar sehingga Anda tidak disarankan mengendarai mobil sendiri karena terdapat resiko benturan yang dapat membahayakan Ibu dan janin. Apabila perut sudah terlalu besar sehingga Anda merasa kesulitan saat duduk atau keluar masuk mobil, sebaiknya hindari menyetir mobil sendiri. 

Walaupun sedang hamil, Anda wajib tetap menggunakan sabuk pengaman untuk menjaga keselamatan selama berkendara. Posisikan sabuk pengaman bagian atas melewati bagian tengah dada dan samping perut, sedangkan sabuk pengaman bagian bawah ditempatkan di bawah perut. Jangan menempatkan sabuk pengaman secara melintang ditengah perut karena beresiko menekan perut saat sabuk pengaman mengencang. 

Ibu hamil tidak disarankan untuk melakukan perjalanan jauh, karena dikhawatirkan menyebabkan kelelahan serta resiko duduk terlalu lama dapat membahayakan kesehatan. Sebaiknya Ibu hamil menyetir hanya untuk jarak dekat, dan ditemani didalam mobil apabila memungkinkan. Jangan lupa untuk sesekali melakukan peregangan singkat, bawa minum untuk mencegah dehidrasi di perjalanan dan gunakan baju serta sepatu yang nyaman saat berkendara. 

Saat hendak berkendara, pastikan posisi tubuh sudah cukup ergonomis, sandaran kursi tidak terlalu tegak atau terlalu menyandar, dan jaga jarak ideal antara tubuh dengan setir mobil minimal 25 cm. Sesuaikan juga posisi setir mobil agar sejajar dengan dada, dan tidak mengarah ke perut. 

Walaupun Ibu hamil boleh menyetir, namun tetap disarankan untuk didampingi orang terdekat dan tidak disarankan menyetir untuk jarak jauh terlebih saat perut sudah semakin membesar. Yuk tetap berkendara aman saat dijalan!