Selain Masalah Pembakaran, Ini yang Bikin Mesin Mobil Ngelitik

Selain Masalah Pembakaran, Ini yang Bikin Mesin Mobil Ngelitik

Untuk menjaga akselerasi dan performa mobil tetap prima, pemilik wajib memperhatikan urusan perawatannya.  Apalagi untuk mobil modern dengan sistem injeksi, perawatan relatif mudah karena tak harus ada penyetelan manual.

Sistem kompresi bahan bakar diatur oleh electronic control unit (ECU). Poin krusial yang membutuhkan perawatan jumlahnya terbatas, menyangkut pengapian, jalur bahan bakar, dan aliran udara.  Kompresi mesin kendaraan mengandalkan komponen throttle body yang mengatur ritme kebutuhan bahan bakar masuk ruang bakar.
 
Jika komponen tersebut kotor, efeknya tenaga mesin dan konsumsi bahan bakar langsung terasa loyo. Lantas apakah gejalanya sama seperti ruang bakar bermasalah?   

Kempes, Pemilik Bengkel Anugrah Abadi Karangawen mengatakan, gejala ruang bakar mesin bermasalah dan throttle body kotor sama saja.  Pengendara yang peka terhadap perbedaan performa biasanya akan merasakan mesin lambat jika berakselerasi. Saat pedal gas diinjak mendadak terdengar bunyi mesin ngelitik.  

“Sama gejalanya, saat akselerasi mesin spontan rasanya jadi berat. Udara yang masuk tidak sesuai apa yang terbaca oleh ECU,” katanya. Throttle body yang kotor juga bisa dijadikan patokan kondisi ruang bakar kendaraan kurang sehat.  

 Menurut Kempes, kotoran yang menumpuk di kupu-kupu valve throttle body merupakan sisa endapan dari karbon dari dalam ruang bakar.  “Kepala piston yang penuh kotoran kerak karbon overload saat proses kompresi.  

Saat katup bukaan gas throttle body terbuka, udara keluar dari ruang bakar sudah terkontaminasi partikel kotoran,” ucapnya. Deteksi throttle body yang sudah kotor pun bisa dilihat dari warna ujung elektroda busi. Jika warnanya kehitaman menandakan kompresi mesin bermasalah. 
 
“Campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar  tidak seimbang karena throttle body penuh kotoran. Pengapian mesin tidak seimbang, jadi busi berwarna hitam, menandakan kompresi miskin udara,” kata dia.  

Kepala Bengkel Nasmoco Majapahit Semarang Bambang Sri Haryanto mengatakan, throttle body berdasarkan fungsi dikategorikan sarana sirkulasi udara. Filter udara, intake manifold, dan throttle body terhubung satu jalur mengatur pasokan udara sesuai kebutuhan mesin.  
 
“Komposisi kompresi mesin injeksi prosesnya tergantung tiga skema rangkaian sistem yang diatur seluruhnya perangkat ECU. Pertama aliran bahan bakar, pasokan udara, dan pengapian berjalan normal. Jika tidak bisa tersinkronisasi dengan baik kompresi terganggu,” ucap Bambang.

Baru Diluncurkan, Ini Dia 5 Keunggulan HONDA WR-V!

Baru Diluncurkan, Ini Dia 5 Keunggulan HONDA WR-V!

Untuk pertama kalinya Honda WR-V hadir di Indonesia untuk meramaikan pasar mobil Small SUV. Dengan memadukan karakter sporty khas Honda dengan teknologi terdepan dan desain lebih compact, mobil ini tawarkan sejumlah keunggulan untuk calon konsumennya. 

Yuk simak 5 keunggulan Honda WR-V berikut ini: 

Teknologi keselamatan Honda Sensing yang dulu hanya ada di line up mobil premium seperti Honda Accord dan Odyssey, kini dapat juga kamu rasakan di Honda WR-V! Sistem ini terdiri dari 6 fitur yakni CMBS, LKAS, RDM, ACC, LCDN dan AHB yang berfungsi untuk menjaga keselamatan pengendara dan penumpang di perjalanan. Info lebih lanjut mengenai Honda Sensing. 

Dengan adanya fitur Honda LaneWatch, kamu dapat melihat kondisi jalan dengan lebih jelas melalui kamera yang terdapat di spion kiri. Kondisi jalan di sisi kiri kendaraan akan ditampilkan kedalam layar head unit, sehingga kamu dapat bermanuver dengan lebih aman dan percaya diri. 

Pertama di kelasnya, Honda WR-V dilengkapi fitur Walk-Away Auto Lock sehingga pintu mobil akan terkunci secara otomatis sesaat setelah kamu pergi meninggalkan kendaraan dengan jarak sekitar 2 meter. Sekarang, kamu tidak perlu khawatir lagi apabila lupa mengunci pintu mobil! 

Berkendara dengan Honda WR-V, anti kepanasan di dalam kabin! Dengan fitur Remote Engine Start, kamu dapat menyalakan mesin mobil dan AC dari jarak jauh, sehingga kabin akan terasa sejuk sesaat setelah kamu masuk kedalam mobil. Fitur ini juga sudah tersedia di semua tipe, lho! 

Honda WR-V telah dilengkapi 4 buah airbags yang terdapat di sisi depan dan sisi samping kendaraan, sehingga dapat melindungi pengendara dan penumpang dengan lebih maksimal. Khusus untuk tipe Honda WR-V RS with Honda Sensing, terdapat 6 buah airbags untuk perjalanan yang lebih aman. 

Berhenti di Lampu Merah, Baiknya Pakai Rem Tangan atau Rem Kaki

Berhenti di Lampu Merah, Baiknya Pakai Rem Tangan atau Rem Kaki

Rem tangan pada mobil, tugasnya menahan laju kendaraan bila berhenti dalam waktu lama. Namun, soal penggunaan rem tangan ada aturannya. Banyak yang sering salah kaprah mengaktifkan rem tangan terutama di lokasi parkir.

Hal jadi pro dan kontra ketika berhenti di kemacetan atau lampu merah. Karena alasan lebih nyaman dan rileks saat mengantre, banyak yang memilih berhenti dengan rem tangan.  Sayangnya, banyak yang beranggapan hal itu keliru dilihat dari kacamata safety driving, pasalnya pengemudi dinilai kurang sigap membaca kondisi sekitar.  Lantas bagaimana yang benar?   

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia, mengatakan, menggunakan rem tangan saat berhenti di lampu merah jadi pilihan yang tidak tepat.  
Fokus pengendara berkurang, alhasil kesigapan untuk bereaksi terhadap lingkungan sekitar dalam kondisi darurat jadi turun signifikan.

“Saat berhenti dan rem tangan aktif, kesiapan pengendara mengantisipasi kondisi darurat dari berbagai sisi berkurang. Harusnya jika memakai rem kan sorot cahaya lampu juga jadi isyarat tanda berhenti untuk kendaraan di belakang,” kata Sony. Pengendara yang berhenti di lampu merah karena nyaman malah bersantai-santai sambil bermain gadget, atau melakukan aktivitas yang mengurangi kecakapan bertindak mewaspadai keadaan darurat.  

Seharusnya, lanjut Sony, kewaspadaan potensi bahaya dari kendaraan sekitar meningkat, terutama kesigapan merespon risiko saat terjadi tabrak belakang.  “Risiko kecelakaan fatal di lampu merah jauh lebih tinggi. Meski berhenti total, durasi 8 detik sekali ketiga spion mobil tetap harus di cek. Lampu rem juga jadi warning sistem agar kendaraan belakang menjaga jarak aman,” ucapnya.  

Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu mengatakan, respon dan antisipasi bahaya dari obyek kendaraan lain di lampu merah seharusnya di tingkatkan.  Banyak pengendara yang lengah karena sibuk membagi fokus pada hal-hal lain, seperti membalas pesan singkat atau melakukan panggilan telepon. 
 
“Titik fokus yang harus diperhatikan saat berhenti di lampu merah ada 6 zona aman. Urut dari bagian depan, belakang, samping kanan – kiri, dan bagian atas serta bawah kendaraan,” kata Jusri.  Untuk itu, kata dia, teknik aman berhenti di lampu merah, lebih baik dengan memaksimalkan penggunaan rem kaki. Konsentrasi pengemudi jadi sigap dan responsif termasuk jika lampu hijau menyala.

Waspada Jarak Pengereman Mobil yang Berubah Saat Musim Hujan

Waspada Jarak Pengereman Mobil yang Berubah Saat Musim Hujan

Mengemudi saat musim hujan tak bisa disamakan dalam kondisi normal. Ada beberapa perbedaan yang harus diwaspadari, salah satunya soal jarak pengereman.

Seiring cuaca ekstrem yang melanda sejumlah daerah di Indonesia, kondisi jalan tentu lebih licin. Hal ini harus dicermati selain dari sisi visibilitas yang juga menurun.  

Menjaga batas aman kecepatan juga perlu dilakukan, mengingat karena permukaan jalan yang licin tentu akan membuat jarak pengereman mobil akan berbeda dibanding berkendara dalam kondisi cuaca normal. 

Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu mengatakan, saat turun hujan pengemudi dituntut lebih fokus dan konsentrasi mengamati lingkungan sekitar.  

 Dalam kondisi tersebut, handling berkendara akan jauh lebih sulit lantaran permukaan jalan licin imbas hujan. “Patokannya jarak aman kendaraan, kita pakai rumus perhitungan 3 detik.  

Jarak pengereman pasti juga jadi panjang. Manuver menghindari obyek berbahaya bisa membahayakan dan berisiko mengalami oversteer,” kata Jusri.

Daya cengkram dan traksi ban turun drastis, karena itu risiko aquaplaning saat berkendara pun akan mengalami peningkatan. Perhitungan jarak aman 3 detik jika dipaparkan,  detik pertama adalah respon pengemudi terhadap manuver kendaraan di depan.  Kemudian detik kedua jadi momentum deselerasi mekanisme pengereman kendaraan. Rem mengatur ritme kerja supaya target titik berhenti tidak meleset. 

Detik ketiga bisa dibilang sisa waktu manuver untuk menghindar dari objek yang berbahaya di depan.  “Jarak yang semakin jauh, masih ada ruang antisipasi dan manuver menghindari kecelakaan,” katanya.  

Sementara itu, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, batas aman kecepatan maksimal harus diperhatikan dalam kondisi hujan. “Jarak pandang ketika hujan deras berkurang signifikan. Traksi ban ke permukaan jalan tidak maksimal dan berbahaya bagi handling dan pengereman,” ucap Sony.

Honda Catat Penjualan Bulanan Tertinggi Pasca Pandemi

Honda Catat Penjualan Bulanan Tertinggi Pasca Pandemi

Pada bulan September 2022, Honda mencatat penjualan mobil sebanyak 12.977 unit di Indonesia, melanjutkan trend peningkatan penjualannya di semester kedua tahun ini. Pencapaian Honda di bulan September juga menjadi rekor penjualan retail bulanan tertinggi Honda pasca pandemi Covid-19 di Indonesia yang telah berlangsung hampir 3 tahun.

Semenjak awal tahun 2020, dampak pandemi terhadap penjualan Honda mulai terlihat terutama disebabkan pembatasan aktivitas masyarakat dan pasokan komponen untuk produksi. Penjualan Honda mulai meningkat secara bertahap di tahun 2021 dan 2022, meskipun kendala kelangkaan komponen masih membatasi pasokan produk untuk memenuhi permintaan konsumen yang kembali mulai tinggi.

Yusak Billy sebagai Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, “Meskipun belum sepenuhnya kembali ke level sebelum pandemi, penjualan Honda saat ini telah menunjukkan trend pertumbuhan yang sangat baik karena didukung penyegaran produk-produk kami dan aktivitas masyarakat yang mulai kembali meningkat. Meskipun demikian, dampak pandemi saat ini masih cukup terasa terutama dari sisi pasokan komponen yang menyebabkan tingkat produksi masih belum stabil. Karena itu, kami akan terus memonitor kondisi pasokan komponen dan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat secepatnya memenuhi seluruh permintaan konsumen di Indonesia.”

Secara total, penjualan retail Honda di tahun 2022 tercatat sebanyak 88.393 unit, meningkat sebesar 29 % dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. Penjualan Honda di tahun ini terutama didukung produk-produk seperti Honda Brio, All New Honda HR-V dan All New Honda BR-V yang juga kembali menjadi penyumbang penjualan tertinggi bagi Honda di bulan lalu.

Pada bulan September lalu, Honda Brio Satya berhasil terjual sebanyak 4.950 unit sementara itu Honda Brio RS sebanyak 1.059 unit. Honda Brio secara total sudah berhasil terjual sebanyak 41.778 unit pada periode Januari hingga September 2022. All New Honda HR-V mencatat penjualan retail tertingginya di tahun ini setelah mengumpulkan penjualan sebesar 3.003 unit. Honda HR-V sudah berhasil terjual sebanyak 16.745 unit pada periode Januari hingga September 2022. Selain itu juga All New Honda BR-V kembali mencatat penjualan retail bulanan tertingginya di tahun ini, setelah mengumpulkan penjualan sebesar 2.538 unit. Sejak mulai dikirimkan ke konsumen pada bulan Januari tahun ini, All New Honda BR-V sudah terjual sebanyak 16.915 unit.

Model Honda lainnya, yaitu Honda City Hatchback RS terjual sebanyak 615 unit, New Honda CR-V sebanyak 600 unit, All New Honda Civic RS sebanyak 70 unit, New Honda Mobilio sebanyak 61 unit, All New Honda City 57 unit, unit dan New Honda Accord 24 unit.

Memasuki bulan Oktober 2022, Honda juga menawarkan program penjualan terbaru bertajuk “Share Your Redefined Experience” untuk periode bulan Oktober hingga Desember 2022 dimana konsumen berkesempatan mendapat Special Leasing Program 0% untuk 1 Tahun*, Fleet Sales Package Value hingga Rp 10 juta**, Daily Rewards Rp 5 juta**, Weekly Rewards Rp 5 juta**, Monthly Rewards Rp 5 juta** dan Free Biaya Perawatan berkala (Jasa + Parts s/d 50.000 km / 4 tahun)***

Selain itu terdapat pula program Sporty DNA Package khusus untuk pembelian unit Honda City Hatchback RS Manual Transmission dimana konsumen berkesempatan untuk mendapatkan tambahan reward Rp 10 Juta dan bonus genuine part accessories berupa; Front Under Spoiler, Side Under Spoiler, Rear Under Spoiler, Tailgate Spoiler Garnish dan Door Visors.

3 Penyebab Kaca Mobil Berjamur

3 Penyebab Kaca Mobil Berjamur

Seiring penggunaan, kaca mobil bisa terkena jamur atau waterspot. Jamur pada kaca tentunya akan bikin tampilan mobil jadi terlihat tidak bersih. Maka itu, pengendara atau pemilik mobil wajib mencegah timbulnya jamur pada kaca.

 
Hydropobhic Lab dalam keterangannya menjelaskan tiga penyebab timbulnya jamur pada kaca mobil. Pertama yakni karena kualitas air saat mencuci mobil. Kualitas air yang tidak baik akan sangat berpengaruh terhadap timbulnya jamur pada kaca.

 
Penyebab kedua adalah karena tidak langsung mengelap kaca mobil dengan kain kering setelah dicuci. Sisa-sisa air yang tertinggal di kaca akan membuat timbulnya jamur. 

Kemudian penyebab ketiga yaitu karena air hujan. Sama seperti sisa air yang tertinggal setelah mencuci mobil, sisa-sisa air hujan yang tertinggal juga bisa membuat kaca mobil jadi jamuran. Maka itu setelah terkena hujan, bilas mobil dengan air bersih dan keringkan dengan lap microfiber.
 
Untuk mencegah kaca mobil terkena jamur, kamu bisa memperhatikan ketiga hal tersebut. Sebagai pencegah tambahan, kamu juga bisa memakai cairan khusus pelindung kaca mobil.
 
“Cairan ini berfungsi buat melindungi dan menjernihkan kaca, sehingga air tidak mudah menempel dan mengurangi timbulnya jamur kaca. Cairan ini dapat digunakan untuk kaca kendaraan, spion, head lamp, stop lamp, dan lain-lain,” kata CEO Makko Group, Christopher Sebastian.

Christopher juga menjelaskan, saat ini Hydrophobic Lab sudah tersedia untuk 17 jenis produk antara lain seperti Snow Job, Naked Glass, Miracle, Dark Side, Invisible, Gladiator, dan lain-lain.
 
“Makko Group saat ini memproduksi semua varian produk detailing dan coating. Bukan hanya bodi kendaraan, produk Hydrophobic Lab juga bisa digunakan untuk detailing coating bagi kaca, mesin, ban, velg, lampu, dan interior mobil. Semua produk Hydrophobic Lab bisa dipakai dengan mudah oleh konsumen untuk perawatan kendaraan di rumah,” bilang Christoper.

Cara Atur Spion Kabin untuk Hilangkan Silau Lampu Mobil Belakang

Cara Atur Spion Kabin untuk Hilangkan Silau Lampu Mobil Belakang

Spion tengah mobil memiliki fungsi yang cukup penting. Karena itu, setelannya tak boleh asal agar bagian belakang bisa terlihat jelas.

Dengan begitu, titik blind spot kendaraan dengan objek lain dapat dikurangi. Hal ini berlaku untuk memantau keamanan di jalan atau ketika parkir.  Selain itu, kaca spion tengah juga bisa difungsikan untuk menghalau silau dari lampu mobil belakang yang menggunakan high beam ketika berkendara malam hari.

Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) mengatakan, setelan kaca spion tengah posisinya diatur menyesuaikan postur dan driving position pengemudi.  “Titik fokus spion terhadap objek kendaraan lain di belakang dicocokan dengan citra lurus yang simetris dan terlihat dari kaca,” ucap Jusri.

Untuk mengaktifkan mode malam hari, caranya bisa dengan tuas kecil yang berada di tengah bawah kaca. Silau cahaya lampu di belakang tak akan langsung mengenai mata.
 
Hal tersebut lantaran visual yang ditampilkan di persempit, sehingga yang terlihat adalah sorot lampu yang sudah tereduksi.  “Kaca spion tak langsung memancarkan cahaya lampu dari mobil belakang. Cahaya sudah tereduksi dan yang terlihat dari dalam kabin tak lagi menyilaukan mata,” kata dia.  Untuk settingan yang tepat, menurut Jusri, pengemudi menyesuaikan dahulu posisi berkendara paling nyaman, patokannya disesuaikan posisi duduk.

Berikutnya, pengemudi bisa mulai mengatur spion tengah dengan cara menekannya ke atas, bawah, kanan ataupun kiri. Patokannya, usahakan kepala tidak harus banyak bergerak saat mata melihat spion tengah; visibilitasnya sudah luas tanpa harus banyak bergerak.

“Jarak maju-mundur kursi di atur dulu sebelumnya. Termasuk ketinggian jok supaya nyaman dan rileks. Hal ini kaitannya dengan keamanan dan kenyamanan. Patokannya pengemudi bisa melihat visual belakang kendaraan secara luas agar jarak aman dan risiko berbahaya dari kendaraan lain bisa di cek,” tutur Jusri.

Manfaat Servis AC Mobil secara Berkala

Manfaat Servis AC Mobil secara Berkala

AC mobil perlu dirawat secara rutin agar performanya tetap baik. Jika tidak maka sistem AC bisa tersumbat oleh kotoran yang bisa menyebabkan kabin kurang sejuk saat AC diaktifkan.

Dikutip dari otomotif.kompas.com, Hal itu tentu saja membuat sebagian orang tidak nyaman karena di dalam kabin menjadi panas. Rasa khawatir pun bisa saja muncul karena tiba-tiba AC tidak mampu menyejukkan udara di dalam kabin.

Jika saluran AC sudah tersumbat, maka solusinya adalah melakukan pembersihan total saluran AC, tidak cukup jika hanya melakukan servis rutinan. Lantas, apa sih bedanya servis rutin AC mobil dan pembersihan total ?
 
Pemilik Lison AC Muhlison, mengatakan jika AC mobil rutin diservis maka pembersihan total tidak perlu dilakukan, karena saluran AC cenderung lebih bersih dan tidak ada sumbatan.

“Pembersihan total pada setiap saluran, mulai dari pipa-pipa, evaporator, kondensor, kompresor, pokoknya semua, ini bertujuan menghilangkan kotoran yang menjadi pemicu sumbatan,” ucap Muhlison.

Dia mengatakan AC mobil yang jarang diservis akan membuat kotoran menumpuk dan lama-lama menyumbat saluran AC, sehingga performanya menurun. “Kalau AC mobil jarang diservis, drier atau saringan tidak diganti secara rutin, oli kompresor tidak diganti secara rutin, maka kotoran akan menumpuk bahkan tersebar di seluruh saluran AC, itu yang sebenarnya perlu dihindari,” ucap Muhlison.

Dia mengatakan pembersihan total dan servis rutin itu berbeda. Biaya servis rutin lebih murah karena tidak perlu membongkar semua komponen pada sistem AC mobil.

“Pembersihan total ya bongkar semua komponen yang akan dibersihkan dari oli kompresor yang kotor atau hitam, setelah bersih dipasang kembali dengan drier atau saringan yang baru, oli kompresor dan freon baru, jadi segar seperti baru lagi,” ucap Muhlison.

Kenapa Ban Mobil Bisa Benjol

Kenapa Ban Mobil Bisa Benjol

Tak jarang, pemilik mobil dikagetkan dengan kondisi ban yang mengalami benjol di bagian dinding atau permukaan.

Kasus ini tak bisa dianggap remeh. Pasalnya ban mobil yang benjol sangat berbahaya, bahkan berpotensi menyebabkan pecah ban. Lantas, apa penyebabnya dinding atau permukaan ban bisa benjol?

Menurut Aan Nugroho Product Development Manager Otobox Supermarket Ban Indonesia, ban benjol disebabkan tekanan udara yang kurang yang kemudian mengalami kontak fisik dengan benda keras.

“Ban dengan tekanan udara rendah kemudian menabrak benda keras, seperti batu, trotoar, dan lubang, akan menyebabkan dinding ban tergencet. Gesekan berlebihan antara pelek dan permukaan jalan secara tiba-tiba, lalu membuat benang di samping ban putus,” ucap Aan.

Umumnya, saat kawat dinding putus ban tidak langsung benjol, tetapi akan terlihat jika proses pengisian udara. Jadi, saat udara mengisi rongga bekas kawat ban yang putus, maka akan muncul benjolan pada dinding ban.

“Kalau ada kawat samping yang putus, udara akan mengisi ruang hampa. Kemudian, penampakan fisik luar ban akan terlihat benjol,” katanya. Ilham Hermawan Pemilik Bengkel Sarang Knalpot dan Ban Semarang mengatakan, tekanan udara ban yang kurang dari standar tidak baik jika dibiarkan.

Ban kempis bisa menyebabkan struktur kekuatan ban berubah. “Ban kempis dalam waktu yang lama bisa menyebabkan karet ban usia pakainya lebih singkat. Kemudian, kawat ban bisa putus yang berisiko menyebabkan kerusakan ban,” kata Ilham.

Untuk itu, Ilhma mengingatkan, para pemilik mobil agar rutin melakukan cek kondisi tekanan udara. Baiknya lagi, jika dibarengi cek fisik kondisi keseluruhan ban.

Komponen Kaki-Kaki Mobil Dan Cara Cek Kondisinya

Komponen Kaki-Kaki Mobil Dan Cara Cek Kondisinya

Komponen kaki-kaki mobil memegang peran penting dalam kenyamanan dan pengendalian kendaraan.

Oleh karena itu kondisi setiap komponennya wajib menjadi perhatian. Pemeriksaan secara mandiri sangat mungkin untuk dilakukan sebagai langkah awal mendeteksi kerusakan.

Katakanlah Anda sedang asyik berkendara dengan mobil kesayangan. Tiba-tiba dihadapkan pada jalanan yang permukaannya agak “keriting”.

Mau tak mau Anda harus melewatinya. Kemudian Anda mendengar suara kasar muncul dari bagian undercarriage kendaraan.

Umumnya suara tersebut terdengar seperti ada bagian yang oblak di area sekitar roda.

Kondisi tersebut merupakan salah satu tanda sudah waktunya melakukan pengecekan komponen kaki-kaki mobil.

Contoh lain ialah saat kestabilan mobil sudah mulai berkurang terutama di kecepatan tinggi.

Dalam menghadapi kondisi seperti itu biasanya hal yang pertama kali terpikir oleh pemilik ialah melakukan spooring.

Hal tersebut ada benarnya karena spooring akan kembali mengatur sudut roda agar lurus lagi. Namun, upaya spooring juga sebenarnya percuma jika kondisi kaki-kaki mobil sudah “berantakan”.

 

Komponen Kaki-Kaki Mobil

Apa itu kaki-kaki mobil ?

Pertanyaan ini mungkin terlintas di pikiran para awam ketika pertama kali mendengarnya.

Istilah kaki-kaki mobil mengacu pada serangkaian komponen yang berada di undercarriage atau bagian bawah kendaraan terutama yang berhubungan dengan roda.

Itu artinya meliputi shockbreaker, rack steer, tie road, ball joint, laher roda, dan sebagainya. 

Ya, kaki-kaki mobil memang terdiri dari banyak komponen. Namun, bagi Anda yang masih awam tak perlu khawatir karena dalam ulasan kali ini akan dibahas satu per satu. 

Sekaligus cara melakukan pemeriksaan sendiri sebagai langkah awal mendeteksi adanya kerusakan. 

Pengecekan komponen kaki-kaki mobil bisa dimulai dari area kap mesin untuk memeriksa support shockbreaker. 

Fungsi komponen adalah sebagai bantalan bagi shockbreaker di bodi kendaraan. Bentuknya semacam karet bundar dan memiliki bearing alias laher di dalamnya. 

Pengecekan kondisi bisa dimulai dengan memerhatikan visualnya. Jika karet support shockbreaker sudah getas sampai retak-retak artinya “minta” diganti. 

Cara lain, putarlah setir ke kanan dan ke kiri. Support shockbreaker yang sudah rusak akan mengeluarkan bunyi. Suara tersebut disebabkan kondisi laher di dalamnya sudah aus. 

Setelah itu pengecekan bisa dilanjutkan ke komponen shockbreaker. Sangat mudah untuk menemukan keberadaan komponen ini karena akan langsung terlihat di belakang roda. 

Pengecekan kondisi bisa dilakukan dengan melihat apakah ada kebocoran pelumasnya. 

Caranya dengan coba mengangkat boot rubber atau karet penutup yang berada di balik per shockbreaker. 

Jika terlihat adanya kebocoran atau rembesan oli itu artinya mesti segera dilakukan perbaikan. 

Sementara untuk mengetes performa shockbreaker bisa dengan cara mengayunkan roda. Shockbreaker yang masih bagus punya ayunan minim, misalnya hanya satu kali gerakan naik turun. 

Sebaliknya, jika ayunannya terjadi berkali-kali berarti shockbreaker sudah lemah. 

Sayangnya, pengetesan ini lebih mudah jika mobil diangkat lebih dulu dengan car lift yang notabene hanya bisa ditemui di bengkel. 

Untuk laher roda, pengecekan visual tergolong sulit dilakukan karena posisinya tertutup komponen-komponen lain. 

Namun, untungnya pengecekan dari segi fungsi cukup mudah. Langkah pertama yang perlu dilakukan ialah mendongkrak roda yang hendak dicek. 

Setelah roda terangkat, cobalah untuk memutarnya ka arah belakang. Bersamaan dengan itu, pegang shockbreaker yang berada di belakangnya. 

Laher yang sudah rusak bisa dideteksi dari adanya getaran kasar pada shockbreaker ketika roda diputar 

Ulasan mengenai ketiga komponen ini sengaja dijadikan satu karena seluruhnya berada dalam satu rangkaian. 

Pada foto di atas, keberadaan tie rod, rack end, dan steering rack bisa dilihat pada besi warna silver yang melintang secara horizontal.  

Ketiga komponen ini sangat berpengaruh pada pengendalian mobil karena terhubung dengan lingkar setir di dalam kabin.  

Oleh karena itu, kondisinya cukup menentukan kestabilan pengendaraan. 

Pengecekan kondisi bisa dilakukan dengan cara mendongkrak roda depan lebih dulu. Kemudian goyangkan roda roda depan ke arah kanan dan kiri. 

Gejala kerusakan biasanya ditandai dengan adanya oblak. Selain itu, oblak juga kerap ditemui pada “benjolan” rack steering yang posisinya berada di balik karet boot.  

Posisi ball joint bisa bisa ditemui di bawah tie rod, tapi keduanya tidak berhubungan secara langsung. 

Faktanya ball joint adalah komponen yang menghubungkan roda ke sasis kendaraan atau lebih tepatnya lower arm. 

Sesuai namanya, ball joint memiliki bentuk semacam bola, tapi tidak akan terlihat dari luar karena tertutup karet. 

Untuk memeriksa kondisinya, pertama-tama perhatikan karet hitam yang menutupinya. Sering kali karet tersebut mengalami robek sehingga olinya keluar dan kotoran masuk mengotori bolanya. 

Setelah itu, periksa fungsinya dengan cara menggerakkan roda menggunakan tangan, mirip ketika mengecek tie rod. 

Bedanya, pengecekan dilakukan dengan menggerakkan roda ke atas dan bawah. 

Biar lebih akurat, usahakan untuk mendongkrak mobil terlebih dahulu di bagian lower arm-nya. 

Pada foto di atas, komponen link stabilizer dapat dilihat wujudnya berupa besi yang berdiri secara vertikal yang bagian atasnya menempel dengan shockbreaker. 

Sedangkan stabilizer itu sendiri merupakan besi yang menempel pada bagian bawah link stabilizer dengan posisi horizontal. 

Pengecekan stabilizer bisa dilakukan dengan memberinya pukulan “halus” menggunakan tangan. Jika terasa ada oblak maka perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.  

Hal ini biasanya disebabkan karet bushing yang bentuknya semacam huruf “D” sudah mengalami cacat. 

Kerusakan karet bushing tersebut menjadi salah satu sumber bunyi berisik pada kaki-kaki mobil. 

Sementara itu, pengecekan terhadap link stabilizer dapat dilakukannya dengan menggoyangkannya langsung menggunakan tangan. 

Lower arm pada dasarnya merupakan komponen berbahan metal yang cukup kuat. Namun, lower arm memiliki dua buah karet bushing di depan dan belakangnya. 

Karet-karet inilah yang kerap mengalami penurun kondisi seiring usia pemakaian. 

Untuk mengetahui kondisinya bisa dilakukan pengecekan visual. Selain itu, pemilik kendaraan juga bisa menggoyang-goyangkan sambungan bushing tersebut dengan bantuan besi pengungkit. 

Jika karet-karet bushing tersebut sudah rusak maka sebaiknya segera lakukan penggantian.  

Karet bushing untuk beberapa mobil hanya dijual satu paket dengan lower arm-nya. Hal ini akan membuat biaya penggantian lebih mahal. 

Pengecekan lower arm akan lebih mudah jika mobil berada di atas car lift. 

Komponen kaki-kaki mobil yang disebutkan di atas memang terpusat pada roda depan. Lantas, bagaimana dengan roda belakang?

Hal yang bisa dilakukan antara lain pengecekan laher dengan cara yang sama dengan roda depan.

Namun, selain itu roda belakang juga memiliki komponen trailing arm yang fungsinya mirip lower arm, menghubungkan roda ke sasis. 

Nah, trailing arm memiliki karet-karet bushing yang juga perlu dicek. Caranya mirip dengan pengecekan ball joint, yaitu menggerakkan roda ke arah atas dan ke bawah.

Jika karetnya sudah rusak maka akan terasa oblak. Selain itu, pengecekan juga bisa dilakukan langsung pada lokasi bushing tersebut menggunakan besi pengungkit.